Minggu, 30 Desember 2012

BOUGENVILLE - BROREY PESULIMA



Pertamakali memandangmu
Pertamakali mengenalmu
Pertama kali menyentuhmu
Bergetaran jiwaku

Sangat berkesan di hatiku
Tibalah saat yang kutunggu
Hatiku luluh karenamu
Dewi pujaanku

Bougenville merah ungu
Yang pernah kau genggam dalam tanganmu
Bougenville lambang kasih
Yang pernah kau serahkan pada diriku

Kini hanya tinggallah pusaramu
Kugenggam bougenville dalam tanganmu, hu hu...

Cinta suciku kepadamu
S’moga kau dengar kekasihku
Kutanam dekat pusaramu
Bougenville merah ungu

BIS SEKOLAH - KOES BERSAUDARA



Bis sekolah yang kutunggu.. kutunggu..
tiada yang datang
Ku telah lelah berdiri.. berdiri..
menanti - nanti

Bila kupergi bersama kekasihku
Ku ‘kan merasa gembira riang s’lalu

Bila menunggu sendiri.. sendiri..
hatiku sunyi
Dan hatiku ‘kan bernyanyi.. bernyanyi..
lagu yang sepi

BINTANG MARS - KOES PLUS



Ku lihat bintang mars di langit tinggi
Bintang yang bersinar antara bumi
Mungkin di sana ada penghuni
Tapi bukan manusia seperti di sini, di sini, di sini

Ku lihat bintang mars di langit tinggi
Bintang yang bersinar antara bumi
Mungkin disana tiada penghuni
Tapi kita t'rus menyelidiki dari sini, dari sini, dari sini

BINTANG KEJORA - PANBERS



di pagi hari nan dingin
kala embun pagi turun
melekat di daun-daunan
bagaikan salju
daku terjaga dari tidurku
dan jauh memandang
ke cakrawala nan kelam
terlihat olehku
cahaya bintang
menyala bagaikan intan
bintang kejora
bersinar diremang pagi
menanti matahari terbit lagi
di pagi hari nan dingin
kala embun pagi turun
k dari MelOn.co.id
melekat di daun-daunan
bagaikan salju
daku terjaga dari tidurku
dan jauh memandang
ke cakrawala nan kelam
terlihat olehku
cahaya bintang
menyala bagaikan intan
bintang kejora
bersinar diremang pagi
menanti matahari terbit lagi
bintang kejora
bersinar diremang pagi
menanti matahari terbit lagi

BILAKAH - THE MERCY'S



Bilakah kan berakhir
Bilakah saatnya kita ‘kan hidup bersama
Tak ’kan berpisah lagi
Tak ’kan terasa sepi seperti saat yang begini

Ref :
Bila malam kau s’lalu terbayang
Kekasih aku rindu
Bila kelak kau dekat denganku
Betapa senangnya hatiku

Bilakah... bilakah...
bilakah saatnya kita ’kan hidup bersama
Tak ’kan berpisah lagi
Tak ’kan terasa sepi seperti saat yang begini

SEKILAS TENTANG MAKAM KARANG SAWO



Makam Karang Sawo seluas lebih kurang 3825 M2 terletak di tengah – tengah wilayah erwedua kelurahan Bongsari. Di tengah makam terdapat sebatang pohon sawo tua, konon ceritanya merupakan peninggalan dari Mbah Karang Sawo yang menjadi cikal bakal adanya kampung Karang Sawo. Selain nama makam Karang Sawo juga menjadi nama beberapa jalan di wilayah erwedua. Makam karang Sawo merupakan pemakaman umum bagi warga Bongsari dan sekitarnya.   
Melihat terbatasnya luas makam Karang Sawo sementara orang yang dimakamkan di makam itu terus bertambah, maka perlu adanya penataan yang berkesinambungan sehingga keberadaan makam terus bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk mewujudkan maksud tersebut telah berhasil dibentuk pengurus makam yang bertugas :
  1. Melakukan pendataan setiap terjadi pemakaman
  2. Mengkoordinir kebersihan makam
  3. Mngkoordinir ziarah menjelang Jumat Kliwon
  4. Melakukan perbaikan talud, pagar, peralatan pemakaman dan lain – lain yang bersumber dari dana kas makam.
  5. Mengkoordinir tradisi Sadranan
Pengurus makam dengan didukung oleh pengurus erwedua dan seluruh warga terus menerus mengadakan pembenahan makam sehingga makam tersebut cukup terawat.